tirai
Dalam satu saat
aku melihat kabut tebal yang perlahan menipis
rasa dingin segera menyeruak badanku
di tengah malam yang kelam
Mulailah terdengar suara tamborin bertalu-talu disebelah barat
dan suara angklung terus menerus memekak telinga
suara suara kesombongan terus meninggi
dalam ketidakadilan yang semakin pekat
Dalam alunan musik, terlihat bayangan hitam meliuk-liukan tubuhnya
dia tersenyum, seakan dalam hatinya dia berbicara
"hai..manusia-manusia kerdil, bodoh dan tercela pikirannya,
tirai putih telah terbuka,
lihatlah bangunan besar, megah yang kalian kagumi dengan nafsu duniawi
pandanglah terus...terus.."
Tiba-tiba, datanglah sinar terang putih dari utara dengan cepat
sinar terus mengelilingi rumah tersebut
melilit rumah besar itu...
Dia terus berteriak "hai..lihatlah..lihat pondasi rumah itu...
biarpun dalam rumah tersebut terdapat kesucian dan kebahagiaan
tapi rumah itu dibangun atas dasar keculasan, kecurangan, kebohongan serta kejahatan"
Kemudian bayangan hitam itu bergerak lurus ke arah pantai
"hai orang-orang bodoh, sudahkah kalian lihat kaki Tuhan telah menjejak bumi,menggoncangkan bumi ,
melemparkan air kolam-Nya ke arah kalian.. dan menebar ketakutan"
Dia kembali berkata,
"inilah dua perkara yang kusampaikan, bertobatlah...inilah perkara yang sama besarnya"

0 Comments:
Post a Comment
<< Home