Kencana emas mengacu dengan benda yang disebut dengan kereta. Kereta kencana emas secara filosofi bermakna sistem hidup yang bagus yang mengantarkan manusia sampai ke sempurnaan

Tuesday, April 11, 2006

Hemat pangkal kaya??

Pikiran ini terbersit ketika aku sedang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan. Ketika melihat seorang pedagang tertunduk lesu, dia berkata kepada saya," bang beli buah bang. Manis bang..ayolah beli". Kebetulan pas akhir bulan jadi kantong sudah mulai menipis, aku berfikir dua kali untuk beli buah, selain di rumah dah punya buah lain, juga buahnya gk terlalu aku suka...hematlah buah sampai di akhir bulan..
Seandainya semua orang berhemat...bisa anda bayangkan betapa milyar uang yang tidak jadi berputar di masyarakat. Pada akhirnya pendapatan dari institusi penggajiku pun mungkin terganggu(walapun sangat kecil sekali dampaknya).
Jika aku seorang pedagang maka uang tak ada, hal ini berarti daya beli terhadap barang-barang di swalayan atau warung akan berkurang. Otomatis penghasilan pasarpun menurun, PHK terjadi, kriminalitas meningkat dll.
Jadi dengan perputaran uang di masyarakat yang semakin cepat maka tingkat pendapatan masyarakat pun semakin tinggi, sebaliknya jika perputaran uang di masyarakat rendah(cuma tabung..n simpan saja) maka pendapatan masyarakat pun rendah..
Lihat saja negara-negara maju, perputaran uangnya sangat tinggi..
Jadi masih betulkah pepatah "Hemat pangkal kaya??"

1 Comments:

Blogger M Taufiq Nzz said...

menabung di rumah itu tidak baik
krn tidak memutar uang

menabung di bank juga tidak baik
krn dipake untuk rentenir

membelanjakan uang juga tidak baik
krn biasanya akan berlebihan dan cenderung ke kesenangan semata

yang terbaik adalah menginvestasikan krn membuka lapangan kerja dan memberi manfaat bagi msyarakat
atau
mensedekahkannya krn uang utk
orang miskin hanya dipergunakan membeli barang2 yang dibutuhkan

12:46 AM

 

Post a Comment

<< Home